TATIANAZAETS / GETTY IMAGES

Apakah Kawan sudah tahu tentang istilah gaslighting? Gaslighting adalah jenis manipulasi yang sering muncul dalam hubungan yang tidak sehat. Tindakan gaslighting dalam hubungan adalah ketika seseorang berusaha untuk berkuasa dan menguasai orang lain dengan membuat korban merasa tidak percaya diri.

Rasa keraguan dan pertanyaan tentang diri sendiri yang muncul seiring waktu dapat merusak psikis korban dan membuatnya mempertanyakan kenyataan. Hal ini dapat menyebabkan korban mengalami kecemasan, depresi, hingga kerusakan mental.

Jika Kawan memiliki teman yang sering melakukan gaslight berdasarkan ciri yang disebutkan tadi, berikut cara menghadapinya, tanpa harus terlihat kurang elegan.

A. Batasi Ekspektasi dan Waktu

Terima kenyataan bahwa temanmu itu memiliki kelemahan dalam kejujuran dan juga empati. Kamu bisa memberikan batasan ke dia:

  1. Batasi topik: hindari dikusi yang sensitif, serius atau yang melibatkan janji dengannya.
  2. Batasi durasi: kurangi waktu bersama dia, terutama dalam situasi satu lawan satu.
Baca juga : Tanda-Tanda Gaslighting dan 6 cara mengatasinya 

B. Evaluasi Nilai Pertemanan

Ajukan pertanyaan kepada diri sendiri, “Apakah hubungan ini lebih memberikan kebaikan atau malah membawa dampak buruk?” Jika hubungan ini mulai mengganggu pekerjaan, hubungan lain, atau membuat kamu sulit tidur, itu adalah tanda bahaya bahwa hubungan tersebut sebaiknya diakhiri atau diubah.

C. Menjaga Jarak Fisik dan Emosional

Kalau kamu tidak dapat segera mengakhiri hubungan (misalnya karena terikat pada pekerjaan atau komunitas), cobalah untuk menjaga jarak secara emosional. Hindari membagikan informasi pribadi yang sensitif atau mendalam kepada teman kamu itu. Perlakukan dia sebagai seorang kenalan, bukan sebagai tempat untuk berbagi urusan pribadi.

D. Tetapkan Batasan Verbal yang Tegas

Hindari ikut serta dalam diskusi yang hanya akan membuat kamu kesal. “Saya tidak akan meneruskan pembicaraan ini jika kamu terus mengabaikan kenyataan yang ada. Kita bisa berbicara lagi nanti. ”

Kamu juga bisa mengatakan, “Saya paham apa yang saya rasakan. Saya tidak memerlukan persetujuanmu untuk emosi saya. Mari kita beralih ke topik lain,” agar teman kamu tidak memperlakukan kamu seenaknya lagi.

E. Akhiri Hubungan

Ini adalah tindakan yang paling drastis, tapi sering kali paling “anggun” untuk kesehatan mentalmu. Lakukan dengan tenang, tanpa penjelasan berlebihan yang bisa menyebabkan masalah baru. Pilihan yang paling anggun adalah pilihan yang paling menghargai diri sendiri.

Menghadapi teman yang melakukan gaslighting memerlukan pendekatan yang tegas, terukur, dan berfokus pada pengaturan batasan, yang merupakan inti dari sikap yang anggun. Dalam konteks ini, sikap anggun berarti Kawan tidak membuang tenaga untuk memenangkan argumen tentang fakta, tetapi lebih pada melindungi realitas serta harga diri kamu. Pada akhirnya, bentuk tertinggi dari keanggunan adalah memprioritaskan kedamaian pikiran dan kesehatan mental kamu di atas komitmen pertemanan yang terbukti beracun.

 

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *